Our Blog post image goes here

YOGYAKARTA – Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta tahun 2020 mengangkat tema Diaspora dengan konsep Mahabarata. Kegiatan daring ini digelar Rabu (23/9/2020).

Ketua PKKBN 2020, Ruben H Sianturi menjelaskan Diaspora berarti kegiatan berpindah ke suatu tempat untuk mengembangkan diri. “Diharapkan mahasiswa angkatan 2020 tidak hanya aktif dalam perkuliahan tetapi juga aktif dalam kepanitiaan di lingkungan kampus,” terang dia.

Sejalan dengan tema yang diusung, lanjut Ruben, panitia mengusung konsep Mahabarata. “Mengisahkan pandawa yang berpindah kerajaan dan membangun kerajaan baru yang lebih makmur,” terang dia. Melalui PKKBN 2020, panitia berharap bisa memberikan kesan bagi mahasiswa baru Jurusan Ilmu Komunikasi meskipun secara online.

Sekadar diketahui, PKKBN tingkat jurusan digelar pada hari ketiga setelah tingkat universitas dan fakultas. Kegiatan digelar secara online melalui aplikasi PKKBN UPNVY. Khusus, untuk Jurusan Ilmu Komunikasi kegiatan juga digelar melalui aplikasi Zoom. Kegiatan diisi dengan pengenalan jajaran pengurus jurusan dan program studi, organisasi kemahasiswaan dan lembaga pers mahasiswa. Di tingkat program studi, Prodi Hubungan Masyarakat menampilkan talkshow bersama alumni dan Prodi Ilmu Komunikasi membahas tiga konsentrasi yang bisa dipilih mahasiswa lengkap dengan prospek kerjanya. Untuk menghidupkan suasana, panitia juga menyiapkan permainan seru.

Terpisah, Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Agung Prabowo mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan PKKBN 2020. “Saya melihat justru ini memacu kreativitas mahasiswa melalui penyiapan konten-konten yang disajikan. Karena ini kali pertama PKKBN digelar online,” papar dia.

Kesungguhan untuk memberikan impresi pada mahasiswa baru, lanjut dia, terbukti berhasil mendapatkan komentar positif. “Saya lihat komentar-komentar mahasiswa baru sebagai peserta bagus. Menurut saya kegiatan ini malah lebih bagus dibandingkan PKKBN sebelumnya yang digelar offline,” imbuh Agung.