Jurusan Ilmu Komunikasi UPN "Veteran" Yogyakarta

Blu Speed

Pentingnya Pemahaman Strategi Komunikasi Korporat di Industri Migas

Yogyakarta – Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” kembali menghadiri kuliah umum pada Jumat (25/5) lalu. Kuliah bertajuk “Strategi Komunikasi Korporat di Industri Migas” diadakan di Laboratorium Public Relations. Tema tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang perkembangan industri migas di Indonesia dan keterkaitannya dengan komunikasi korporat.

Kuliah umum ini menghadirkan strategic communication korporat industri migas, Dr. Ir. Harry Budihardjo, M. Sc. Materi yang dibahas di awal kuliah umum tersebut diantaranya definisi komunikasi korporat, tahapan membangun komunikasi yang efektif, serta strategi komunikasi yang benar.

“Kita harus memahami sifat khusus industri migas. Bagaimana dinamika pengusahaan migas, memahami pengelolaaan, pengoperasian, serta memahami apa saja peranan migas dalam pembangunan nasional,” ungkap pembicara sekaligus dosen UPN tersebut saat memaparkan 4 hal dasar penting yang harus dipahami mengenai migas. Selain itu, ia juga menjelaskan ciri – ciri industri migas yaitu High Risk, High Technology,  dan High Capital. 

Pada akhir materi, pembicara yang akrab disapa HB tersebut menuturkan bahwa industri migas memberikan peranan bagi pembangunan nasional. “Sektor Migas menjadi sumber pendapatan negara, dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar domestik, dan juga sebagai bahan baku industri,” jelasnya.

Antusiasme peserta pada kuliah umum tersebut cukup bagus, dibuktikan  dengan beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta setelah pemaparan materi. Salah seorang peserta mengatakan bahwa kuliah umum ini cukup menarik. “Jadi lebih tahu gambaran secara praktis tentang karakter bisnis migas. Jika dihubungkan dengan Ilmu Komunikasi, berkaitan dengan korporat yang sarat akan pesan yang harus dikomunikasikan ke publik. Salah satunya dalam menjalin hubungan baik dengan seluruh stakeholder, termasuk industri migas,” ungkap Dini Kartika Hapsari . Ia berharap kedepannya bisa lebih banyak kuliah umum dan seminar – seminar yang lebih teknis mengenai pemanfaatan dan implementasi komunikasi dalam Industri migas, misalnya dalan hal penanganan krisis, CSR, dan lain-lain.

Bagikan